Just when I thought you can't break a broken heart, there you go again.
Hanny in Real Life
Inspired by Dan in Real Life
Monday, April 1, 2013
Payung Teduh - Mari Bercerita
Tanggal 30 Maret 2013 kemarin saya dan teman-teman nonton Payung Teduh di acara ARTE 2013 di Plenary Hall, JCC. Sebagai mahasiswi FIB UI yang setia menyaksikan Payung Teduh dari semenjak mereka belum mengeluarkan album sampai sudah maju seperti sekarang, rasa akrab yang ada di hati kepada lagu-lagu mereka membuat saya seketika merasa nyaman malam itu.
Lagu-lagu Payung Teduh selalu bisa membawa saya bernostalgia ke masa-masa kuliah dan persahabatan yang saya alami di sana. Setlist mereka malam itu sedang yo'i sekali dan sangat membangun suasana, well, at least setidaknya bagi saya. Penonton setia pun ikut bersenandung, dan terbawa ke dalam angan-angannya sendiri. Kalau teman saya, yang mahasiswa Sastra Indonesia, terbawa kembali ke dalam nostalgia pementasan-pementasan teater Pagupon. Saya sendiri yang mahasiswi Sastra Cina terbawa ke nostalgia Sinofest X, saat Payung Teduh menjadi bintang utama di hari penutupan festival tahunan kami tersebut.
Sebetulnya harus saya akui lagu-lagu mereka selalu membawa ingatan saya kembali menuju ke satu orang yang enggan saya sebutkan di sini. Hehehe, maaf curhat colongan. Kebetulan masa-masa Sinofest X itu adalah masa-masa di mana kami berjuang bersama menghadapi masalah, baik akademis maupun non-akademis. Maka malam itu sukses membuat saya rindu dan terharu akan masa lalu. :')
Sampai menuju penghujung akhir setlist mereka, Payung Teduh membawakan sebuah lagu baru yang sebenarnya tidak baru-baru banget, namun baru saja saya dengar malam itu. Judulnya Mari Bercerita, yang liriknya (sekali lagi, bagi saya, dan saya rasa bagi hampir semua yang hadir pada malam itu) mampu menyentuh hati dengan cara yang bersahaja.
Lirik saya lampirkan di sini supaya para pemirsa sekalian tidak repot yes!
Payung Teduh - Mari Bercerita
Seperti yang biasa kau lakukan di tengah perbincangan kita
Tiba-tiba kau terdiam sementara ku sibuk menerka apa yang ada di pikiranmu
Sesungguhnya berbicara denganmu tentang segala hal yang bukan tentang kita
Mungkin tentang ikan paus di laut atau mungkin tentang bunga padi di sawah
Sungguh bicara denganmu tentang segala hal yang bukan tentang kita
Selalu bisa membuat semua lebih bersahaja.. Ooo..
Malam jangan berlalu
Jangan datang dulu terang
Telah lama kutunggu
Ku ingin berdua denganmu
Biar pagi datang
Setelah aku memanggil terang
Udah pusing belum? Hehehe saya udah. Cabs dulu ah. Godspeed!
Wednesday, March 20, 2013
Untuk Yang Selalu Menemani
Bukan apa-apa yang bisa kuberikan kepadamu
Hanya potong-potongan kata yang bahkan tak bertinta
Bukan apa-apa pula yang bisa kuberikan kepadamu
Hanya potong-potongan kata sebab raga ini jauh adanya
Bukan apa-apa yang hendak kuucapkan kepadamu
Hanya potong-potongan kata penghiburan yang kelihatannya semu
Bukan apa-apa pula yang bisa kujanjikan kepadamu
Hanya potong-potongan kata yang kujamin tidak kosong
Bukan makian yang ada untukmu, namun teguran
Bukan cibiran yang ada untukmu, namun nasehat
Bukan penghakiman yang ada untukmu, namun pemahaman
Bukan aku yang ada untukmu, namun kesibukanmu
Sebab kenyataanlah yang mendekatkan alam-alam logika kita yang bertabrakan
Kelaraanlah yang menyadarkan adanya nafas-nafas yang seiring dalam gulita
Kerinduanlah yang merekatkan sel-sel jiwa kita yang selalu memanggil satu sama lain
Kamulah yang selalu menemani aku yang selalu mencoba menemani
Hanya potong-potongan kata yang bahkan tak bertinta
Bukan apa-apa pula yang bisa kuberikan kepadamu
Hanya potong-potongan kata sebab raga ini jauh adanya
Bukan apa-apa yang hendak kuucapkan kepadamu
Hanya potong-potongan kata penghiburan yang kelihatannya semu
Bukan apa-apa pula yang bisa kujanjikan kepadamu
Hanya potong-potongan kata yang kujamin tidak kosong
Bukan makian yang ada untukmu, namun teguran
Bukan cibiran yang ada untukmu, namun nasehat
Bukan penghakiman yang ada untukmu, namun pemahaman
Bukan aku yang ada untukmu, namun kesibukanmu
Sebab kenyataanlah yang mendekatkan alam-alam logika kita yang bertabrakan
Kelaraanlah yang menyadarkan adanya nafas-nafas yang seiring dalam gulita
Kerinduanlah yang merekatkan sel-sel jiwa kita yang selalu memanggil satu sama lain
Kamulah yang selalu menemani aku yang selalu mencoba menemani
Monday, January 28, 2013
Ingin
Saya rindu cinta yang tak mengekang, namun mengerti dengan caranya sendiri. Yang tak terpetakan, namun ingat arah jalannya pulang.
Monday, December 24, 2012
Your Choice
You left me. That's your choice. Don't complain to anyone afterwards. You made your own bed.
Sunday, December 2, 2012
Mystery
"How can people love one day and just don't love again on the next day? That, is a mystery I will never know." -Bernardine-
Thursday, November 22, 2012
With You
With you, I always feel like I was never enough
I always question myself more than I supposed to
I always feel like my life is hanging on by a thread
I always wonder why does love have to be this complicated
With you, I was scared of myself
I was scared of all the decisions I make
I was scared of every little simple steps I take
I was never able to see things clearly
With you, I felt so fragile and small
I felt like a trash ready to be burned away anytime
I felt like a little girl on a seesaw
I felt like there's no certainty in life
But still..I thank Him for having put you in my life
With you, I realize that the world isn't exactly as I thought it was
I realize just how much stronger I could be
I realize just how much people care about me
So..thank you, You. Yes, You. :)
Godspeed.
-Happy Thanksgiving 2012-
I always question myself more than I supposed to
I always feel like my life is hanging on by a thread
I always wonder why does love have to be this complicated
With you, I was scared of myself
I was scared of all the decisions I make
I was scared of every little simple steps I take
I was never able to see things clearly
With you, I felt so fragile and small
I felt like a trash ready to be burned away anytime
I felt like a little girl on a seesaw
I felt like there's no certainty in life
But still..I thank Him for having put you in my life
With you, I realize that the world isn't exactly as I thought it was
I realize just how much stronger I could be
I realize just how much people care about me
So..thank you, You. Yes, You. :)
Godspeed.
-Happy Thanksgiving 2012-
Wednesday, November 21, 2012
Tentang Telinga
Kadang-kadang lo laku jadi tempat curhat orang-orang terdekat bukan karena lo pendengar yang baik, atau pemberi nasehat yang baik, tapi karena orang-orang mikir kayaknya lo yang paling ga punya masalah dari orang-orang lain yang ada di lingkungan pertemanan lo. Sehingga temen-temen lo akan terus menerus curhat ke lo tanpa menyadari bahwa lo juga sama kayak mereka yang suatu saat akan menghadapi masalah seperti yang sedang mereka hadapi.
Dan, ketika lo punya masalah, lo akan ngerasain ini semua. Bahwa semua orang udah terlalu sibuk dengan masalahnya masing-masing, dan lo akan merasa ga enak untuk membebani mereka semua dengan masalah lo yang (mungkin) lebih sepele dibandingkan dengan masalah mereka. Bahwa saat lo cerita ke mereka, lo cuma pengen direspon, lo ga perlu solusi, lo cuma butuh telinga. Bahwa ternyata ga semua orang bisa mengerti dan mau bersimpati sama masalah lo karena ya..itu bukan urusan mereka. Karena sesungguhnya orang yang rela meminjamkan telinganya saja, ya hanya telinga saja, adalah orang yang mulia.
Dan, ketika lo punya masalah, lo akan ngerasain ini semua. Bahwa semua orang udah terlalu sibuk dengan masalahnya masing-masing, dan lo akan merasa ga enak untuk membebani mereka semua dengan masalah lo yang (mungkin) lebih sepele dibandingkan dengan masalah mereka. Bahwa saat lo cerita ke mereka, lo cuma pengen direspon, lo ga perlu solusi, lo cuma butuh telinga. Bahwa ternyata ga semua orang bisa mengerti dan mau bersimpati sama masalah lo karena ya..itu bukan urusan mereka. Karena sesungguhnya orang yang rela meminjamkan telinganya saja, ya hanya telinga saja, adalah orang yang mulia.
Thursday, August 30, 2012
A Cheesy Summer Experience
I just graduated, baby! And now am on a job hunt. So I'm posting this right here, that I, Bernardine Stefani, 21 years old, a bachelor in China Studies of University of Indonesia, am looking for a job. Anyone interested in hiring me can contact me straight away! Haha.
By the way, this June to August, I worked as a Mini Club part-timer again, but this time in Club Med Bintan Island. It was fun and I really love it! It's amazing how nice strangers can be, and how nice the parents of the children I took care of are to the Mini Club GOs. They are all amazing people from all different kinds of nationalities. Argentine, Australian, USA, China, Hongkong, Korea, Italian, France, and a lot of many other countries, you name it.
And because I specialize in Chinese language, so I automatically did contacts a lot with Chinese-speaking parents ('Chinese Mommy' so did my boss called me), and I gotta say this time, they're really nice! Special shout out to the mommies of Di Han and Yu Tong from Tianjin, LuLu's parents from Beijing, Steve Han's parents from Shanghai, if you ever come across this petty blog of mine, I just wanna let you know that you made my stay in Bintan memorable, and you have wonderful kids. They are going to grow up to be beautiful people inside and out.
Not to mention Park Se Hoon, who made me cry on his departure day. That day I realize just how much I love kids. And also thank you to Jaeden Tsai, a special 5 years old boy who made my last week working in Bintan so fun and cheesy!
I know it's really cheesy to do this on the blog like this, but what more can I say, I really love the experience I had in Bintan. I love ALL the kids. And the stupid me also somehow never asked to exchange emails and always regretted it afterwards. Now only God knows when can I meet those wonderful people again..I'm just crossing my fingers and wishing that someday, they would see this post and hopefully remember me, and say a little 'hi' :)
Jaeden! A very lovely and energetic kid <3 p="p">
Steve Han, a Chinese boy who has a Korean style hair-do. Me and my friend, Iris, called him Goo Jun Pyo (a character from Boys Before Flowers) and the funny thing was, he kept turning his head everytime we call him that. Heeheehee.
Se Hoon Park and Jasmine Park.These two are really smart, funny and friendly! I cried on their departure day. They're soooo lovable.
Next, is all the new friends I made. I cannot even start to describe by words just how amazing they are. We are friends forever, okay?? Because I cannot live without you, guys....*puke* Naaahh just kidding, I really love you guys. I love your cheesiness and I will remember you and our Q-Bar always!
Long story short, I felt a lot of love this summer, and I love it. I love looooveeeee. So cheezy...Okay, back to the hunt, Godspeed.
3>Thursday, June 7, 2012
Four Years
Ga kerasa udah empat tahun gue habiskan untuk menulis di blog ini. Meski kadang bolong-bolong dan kurang taat dalam menjalaninya, tapi gue selalu bersyukur punya blog ini. Karena kapan dan di mana lagi lo bisa dengan bebas ngomongin tentang diri lo sendiri, apa yang lo suka dan lo benci, ngulik diri lo sendiri sedalem-dalemnya, kalo bukan di blog lo sendiri? Emang sih ada aja orang-orang yang mau dengerin, tapi ga setiap saat mereka mau kan? Blog ini udah kayak temen baik gue, yang paham banget sama setiap inci perasaan yang gue lewati. Aduh kasian yah temen baiknya bukan orang, tapi blog! Hahaha gak papa sih, I realize that I'm not that articulate in expressing my feelings anyway.
Ga kerasa juga udah empat tahun gue menghabiskan waktu di bangku perkuliahan, which is great if I might tell you. Salah satu temen gue di kosan gue yang lama pernah bilang gini, "Menurut gue tuh mahasiswa UI ga pinter-pinter luar biasa banget, tapi kita cuma beruntung bisa masuk sini." Bener banget sih menurut gue. Gue ga merasa pinter-pinter banget pas ngerjain soal UMB, yang jawaban 25 soal matematikanya, pure gue jawab dengan cara cap-cip-cup belalang kuncup. Ya, gue bener-bener beruntung bisa kepilih masuk sini dari sekian ribu orang yang mendaftar dari sekian banyak propinsi. Ga peduli seberapa bobroknya internal kampus kuning gue ini, tapi tetep aja ga bisa lo ingkari, pada bangga kan bisa masuk salah satu universitas pionir dan tertua di Indonesia?
Satu hal yang gue paling ga terima banget dari dulu sampai sekarang adalah orang-orang yang bilang kuliah sastra tuh gampang. Itu doang sih. Gue ga peduli tentang stereotipe lainnya tentang anak sastra, cuma satu ini aja yang bikin agak dongkol. Mungkin sih peluang masuk sastra itu memang lebih besar karena peminatnya lebih sedikit. Tapi coba deh kamu masuk dulu. Yakin bisa keluar dengan mudah? Sementara kita tahu segala sesuatu yang masuk, harus keluar biar enak..kayak perasaan misalnya..*eyaaaak*
Yang pasti entah kenapa, empat tahun ini terasa berlalu begitu cepat. Mungkin karena gue ga pengen cepat-cepat melewatinya kali ya. Nungguin semua UAS selesai dan nilai-nilai keluar itu adalah hal yang paling bikin gue deg-degan sekarang. Semoga gue bisa tetep 'Keep Calm and Graduate 2012.' Godspeed!
Subscribe to:
Posts (Atom)




